Tugas Kulia
Nama : Yustus
Yekusamon
NIM :
115100306111003
HR/TGL: Kamis 13 september 2012
Kelas : F
Tugas : Manajemen
SDM
(1)
A.
Definisi Organisasi (Organization)
Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan
anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang
melingkupinya baik intern maupun ekstern. Dua aspek utama dalam organisasi
yaitu departementasi dan pembagian kerja yang merupakan dasar proses
pengorganisasian.
James D. Mooney mengatakan “Organisasi yaitu bentuk setiap
perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersana, “ sedang Chester I. Bernard
memberikan pengertian organisasi yaitu suatu system aktivitas kerjasama yang
dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi merupakan proses untuk merancang struktur formal,
mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas diantara para anggota untuk
mencapai tujuan.
Jadi organisasi dapat didefinisikan sebagai berikut :
1. Organisasi dalam arti badan yaitu kelompok orang yang
bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
2. Organisasi dalam arti bagan yaitu gambaran skematis
tentang hubungan kerjasama dari orang-orang yang terlibat dalam organisasi
untuk mencapai tujuan bersama.
Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu :
1. Adanya tujuan bersama
2. Adanya kerjasama dua orang atau lebih
3. Adanya pembagian tugas
4. Adanya kehendak untuk bekerja sama
B. Struktur
Organisasi
Didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi
diolah. Struktur ini terdiri dari unsur spesialisasi kerja, standarisasi,
koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan
ukuran satuan kerja.
Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur
organisasi yaitu :
1. Strategi organisasi pencapaian tujuan.
2. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi
output akan membedakan bentuk struktur organisasi.
3. Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan
mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan
struktur perusahaan.
4. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi
struktur organisasi.
Unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari :
1. Spesialisasi kegiatan
2. Koordinasi kegiatan
3. Standarisasi kegiatan
4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan
5. Ukuran satuan kerja
TABEL 1.1
STRUKTUR
DAN BAGAN ORGANISASI
NO
|
Struktur Organisasi
|
Bagan Organisasi
|
1
|
Organisasi
Lini
|
Berbentuk
segitiga vertical atau horisontal
|
2
|
Organisasi
Lini dan Staf
|
Berbentuk
kerucut vertical atau horizontal
|
3
|
Organisasi Fungsional
|
Berbentuk
setengah lingkaran atau lingkaran
|
4
|
Organisasi
Lini, Staf dan Fungsional
|
Berbentuk
oval atau lonjong telur
|
5
|
Organisasi
Komite
|
Bentuk-bentuk
Organisasi
Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi
dan departementasi yang menunjukkan hubungan kerja sama.
Bagan ini menggambarkan lima aspek utama suatu struktur
organisasi, yaitu :
1. Pembagian
kerja artinya setiap kotak akan mewakili tanggung jawab seseorang atau subunit
untuk bagian tertentu dari beban kerja organisasi
2. Informasi/
rantai perinta atasan dan bawahan artinya bagan organisasi akan menunjukan
garis komando atau siapa atasan dan siapa bawahan.
3. Jenis
pekerjaan yang dilakukan artinya uraian kotak kotak menunjukan tugas tugas
kerja organisasi atau bidang bidang tanggung jawab yang berbeda.
4. Pengelompokan
bagian bagian kerja artinya keseluruhan bagan menunjukkan dasar pembagian
aktivitas organisasi ( atas dasar
wilayah,produk, enterprise function, dan lain lain sebagainya).
5. Tingkat
manajer artinya sebuah bagan tidak hanya menunjukan manajer dan bawahan secarah
perseorangan, tetapi juga hierarki manajemen secara keseluruhan.Semua orang
yang melapor pada orang yang sama berada pada tingkat manajemen yang sama,tidak
jadi soal di mana kemunjulan mereka pada bagan.
6. Pimpinan
organisasi artinya bagan organisasi menunjukkan system kepemimpinan organisasi,
apa pimpinan tunggal(segitiga) atau pimpinan kolektif( kerucut).
Bentuk bentuk organisasi
Salah satu usaha untuk menjamin adanya fleksibilitas
dalam rangka pengembangan organisasi,
maka bentuk organisasi harus diusahakan sesederhana
mungkin.Dalam perkembangannya sampai
sekarang ini pada pokoknya ada lima (5) macam bentuk
organisasi yang masing-masing mempunyai
kebaikan dan keburukkanya. Keenam macam bentuk itu
ialah:
1. Organisasi Garis/ Lini.
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling
sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol.
Organisasi Lini adalah bentuk organisasi yang
didalamnya tedapat garis wewenan yang
berhubungan langsung secara vertikal antara atasan dengan
bawahan. Setiap kepala unit mempunyai tanggung jawab untuk melaporkan kepada
kepala unit satu tingkat diatasnya.
Ciri cirinya:
a. jumlah karyawan sedikit.
b. Selain sebagai top manajer,manajer dibawahnya
sebagai pelaksanaan.
c. Sarana dan alatnya terbatas.
d. Hubungan atasan dan bawahan langsung.
e. Bentuk lini pada perusahan perseorangan, pemilik
perusahan adalah sebagai top manajer
Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya
masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi
kerja belum tinggi.
1.Kebaikannya :
a. Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena
pimpinan berada pada satu tangan.
b. Garis komando berjalan secara tegas, karena pimpinan
berhubungan langsung dengan bawahan.
c. Proses pengambilan keputusan cepat.
d. Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta
yang rendah dapat segera diketahui, juga karyawan yang rajin dan malas.
Rasa solidaritas tinggi.
2.Kelemahannya :
a. Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja,
apabila dia tidak mampu melaksanakan tugas maka seluruh organisasi akan
terancam kehancuran.
b. Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara
otokratis.
c. Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas.
Contoh Bagan:
Gambar: Bentuk
organisasi Lini
Contoh perusahan yang bentuk organisasi lini
A.Data Perusahaan
1.Nama Perusahaan : PT. KOER-C FURNITURE
2.Bidang Usaha : Eksportir Meubel
3.Jenis Produk : Aneka Meubel (meja,kursi,dll)
4.Alamat Perusahaan : Jl. Jend.Sudirman No. 99 Jakarta
Selatan, Indonesia.
5.Nomor Telepon : (021) 97864563
B.Data Pemilik
1.Nama Pemilik : Bambang Rohimin,ST,Mm
2.Jabatan : Direktur
3.Tempat tanggal lahir : Papua, 27 Juni 1967
4.Alamat Rumah :Jl. Jalan Sore No. 333, Petamburan,
Jakarta Barat
5.Nomor Telepon : 08574648373
6.Struktur Organisasi : Lini
2. Organisasi Garis dan Staf
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan
mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya
banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi
nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
Ciri cirri Organisasi ini adalah:
a. Hubugan
atasan dan bawahan tidak seluruhnya secara langsung.
b. Karyawan
banyak.
c. Organisasi
besar.
d. Ada dua
kelompok kerja dalam organisasi sehinga ditekankan adanya spesialisasi:
Proses Lini
dan Staff
1. Kebaikannya :
a. Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun
kecil, serta apapun tujuan perusahaan.
b. Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan
pelaksana sebagai akibat adaya staf ahli.
c. Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap
karyawan dapat ditentukan menjadi suatu spesialisasi.
d. Prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi
yang tepat pula.
e. Pengambilan keputusan dapat cepat walaupun banyak
orang yang diajak berkonsultasi, karena
pimpinan masih dalam satu tangan.
f. Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas
yang terperinci.
g. Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaannya
disesuaikan dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki.
2. Kelemahannya :
a. Rasa solidaritas menjadi berkurang, karena karyawan
menjadi tidak saling mengenal.
b. Perintah-perintah menjadi kabur dengan nasehat dari
staf, karena atasan dengan staf dapat terjadi adanya perintah sendiri-sendiri
padahal kewenangannya berbeda.
c. Kesatuan komando berkurang.
d. Koordinasi kurang baik pada tingkat staf dapat
mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas.
Contoh
Bagan:
Gambar: Bentuk Organisasi Lini dan Staf
Contoh: Struktur Organisasi Usaha Produksi
Barang-Barang Kulit
Pengorganisasian dalam suatu perusahaan/industri
sangat penting karena organisasi dapat berperan sebagai alat administrasi dan
manajemen. Suatu organisasi diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu dengan
melibatkan banyak orang, karena itu diperlukan adanya pembangian kerja menjadi
bagian-bagian yang lebih kecil dan selanjutnya akan ditangani oleh unit-unit
dalam suatu organisasi. Struktur organisasi di sektor industri kulit dan produk
kulit baik skala besar, menengah maupun kecil dapat dilihat pada bagan berikut
ini.
SKALA
USAHA BESAR
3. Organisasi Fungsional
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus
dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya
dapat dibedakan dengan jelas.
Ciri cirinya:
a. Organisasi
kecil
b. Di dalamnya
terdapat kelompok kelompok kerja staff ahli.
c. Spesialisasi
dalam pelaksanaan tugas.
d. Target yang
hendak dicapai jelas dan pasti.
e. Pengawasan
dilakukan secara ketat.
1. Kebaikannya :
a. Pembidangan tugas menjadi lebih jelas.
b. Spesialisasi karyawan lebih efektif dan
dikembangkan.
c. Solidaritas kerja, semangat kerja karyawan tinggi.
d. Koordinasi berjalan lancar dan tertib.
2. Kelemahannya :
a. Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi
sendiri saja
b. Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan.
c. Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari
bagian yang sama sehingga sering timbul konflik.
Gambar: Bentuk Organisasi Fungsional.
Contoh: mana ?
4. ORGANISASI LINI & FUNGSIONAL (LINE & FUNCTIONAL
ORG)
Suatu bentuk organisasi dimana
wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang
pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan
wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan
operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa
memandang eselon atau tingkatan.
Ciri-ciri:
a. Tidak
tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat
bantuan.
b. Terdapat
spesialisasi yang maksimal
c. Tidak
ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja
1.Kebaikan organisasi Lini dan fungsional :
a. Solodaritas tinggi
b. Disiplin tinggi
c. Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan
maksimal
d. Pekerjaan – pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak
dikerjakan
2. Sedangkan keburukannya adalah :
a. Kurang fleksibel dan tour of duty
b. Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena
dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang
c. Spesiaisasi memberikan kejenuhan
Contoh bagan organisasi Lini,Staff dan Fungsional
5. ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND
STAFF ORG)
BENTUK ORGANISASI FUNGSIONAL DAN LINI DAN STAF
Bentuk organisasi fungsional, lini dan staf (Functional Line
and Staff Organization) adalah suatu organisasi yang merupakan perpaduan dari
tiga bentuk organisasi, yaitu organisasi fungsional, organisasi lini dan
organisasi staf. Bentuk organisasi fungsional, lini dan staf adalah organisasi
dimana wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada unit-unit
(satuan-satuan) organisasi yang ada dibawahnya dalam bidang-bidang pekerjaan
tertentu sesuai kebutuhan organisasi. Masing-masing pimpinan dari setiap unit
berhak memerintah semua satuan pelaksana sepanjang menyangkut bidang tugas
masing-masing. Setiap satuan pelaksana mempunyai wewenang dalam bidang
pekerjaannya, dan dibawah pucuk pimpinan ditempatkan staf sebagai pembantu atau
sebagai penasihat pimpinan. Jadi pada dasarnya sama dengan bentuk organisasi
fungsional dan lini, hanya di bawah pucuk pimpinan ditempatkan staf sebagai pembantu
atau sebagai penasihat.
Ciri-ciri:
a. Organisasi
besar dan kadang sangat ruwet
b. Jumlah
karyawan banyak.
c. Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:
d. Karyawan dengan tugas pokok (line personal)
e. Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)
f.
Karyawan dengan tugas operasional fungsional
(functional group)
Contoh GAMBAR BAGAN ORGANISASI FUNGSIONAL DAN LINI DAN
STAF
6. ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORG)
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu
lainnya dilaksakan secara kolektif.
a. Organisasi
komite terdiri dari :
b. Executive
Committee ( Pimpinan Komite)
yaitu para anggotanya mempunyai wewenang lini dan taff
Committee yaitu orang – orang yang hanya mempunyai wewenang staf
Ciri-ciri:
a. Adanya
dewan dimana anggota bertindak secara kolektif
b. Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama
dari masing-masing anggota dewan.
c. Asas
musyawarah sangat ditonjolkan
d. Organisasinya
besar & Struktur tidak sederhana
e. Biasannya
bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.
1.Kebaikan Organisasi komite
a.
Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah
dengan pemegang saham maupun dewan
b.
Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil
c.
Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin
2. Sedangkan keburukannya
d. Proses
decision making sangat lambat
e. Biaya
operasional rutin sangat tinggi
f.
Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran
siapa yang bertanggung jawab
Contoh gambar bagan struktur organisasi komite
Read more...
Nama : Yustus
Yekusamon
NIM :
115100306111003
HR/TGL: Kamis 13 september 2012
Kelas : F
Tugas : Manajemen
SDM
(1)
A.
Definisi Organisasi (Organization)
Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan
anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang
melingkupinya baik intern maupun ekstern. Dua aspek utama dalam organisasi
yaitu departementasi dan pembagian kerja yang merupakan dasar proses
pengorganisasian.
James D. Mooney mengatakan “Organisasi yaitu bentuk setiap
perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersana, “ sedang Chester I. Bernard
memberikan pengertian organisasi yaitu suatu system aktivitas kerjasama yang
dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi merupakan proses untuk merancang struktur formal,
mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas diantara para anggota untuk
mencapai tujuan.
Jadi organisasi dapat didefinisikan sebagai berikut :
1. Organisasi dalam arti badan yaitu kelompok orang yang
bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
2. Organisasi dalam arti bagan yaitu gambaran skematis
tentang hubungan kerjasama dari orang-orang yang terlibat dalam organisasi
untuk mencapai tujuan bersama.
Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu :
1. Adanya tujuan bersama
2. Adanya kerjasama dua orang atau lebih
3. Adanya pembagian tugas
4. Adanya kehendak untuk bekerja sama
B. Struktur
Organisasi
Didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi
diolah. Struktur ini terdiri dari unsur spesialisasi kerja, standarisasi,
koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan
ukuran satuan kerja.
Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur
organisasi yaitu :
1. Strategi organisasi pencapaian tujuan.
2. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi
output akan membedakan bentuk struktur organisasi.
3. Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan
mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan
struktur perusahaan.
4. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi
struktur organisasi.
Unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari :
1. Spesialisasi kegiatan
2. Koordinasi kegiatan
3. Standarisasi kegiatan
4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan
5. Ukuran satuan kerja
TABEL 1.1
STRUKTUR
DAN BAGAN ORGANISASI
NO
|
Struktur Organisasi
|
Bagan Organisasi
|
1
|
Organisasi
Lini
|
Berbentuk
segitiga vertical atau horisontal
|
2
|
Organisasi
Lini dan Staf
|
Berbentuk
kerucut vertical atau horizontal
|
3
|
Organisasi Fungsional
|
Berbentuk
setengah lingkaran atau lingkaran
|
4
|
Organisasi
Lini, Staf dan Fungsional
|
Berbentuk
oval atau lonjong telur
|
5
|
Organisasi
Komite
|
Bentuk-bentuk
Organisasi
Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi
dan departementasi yang menunjukkan hubungan kerja sama.
Bagan ini menggambarkan lima aspek utama suatu struktur
organisasi, yaitu :
1. Pembagian
kerja artinya setiap kotak akan mewakili tanggung jawab seseorang atau subunit
untuk bagian tertentu dari beban kerja organisasi
2. Informasi/
rantai perinta atasan dan bawahan artinya bagan organisasi akan menunjukan
garis komando atau siapa atasan dan siapa bawahan.
3. Jenis
pekerjaan yang dilakukan artinya uraian kotak kotak menunjukan tugas tugas
kerja organisasi atau bidang bidang tanggung jawab yang berbeda.
4. Pengelompokan
bagian bagian kerja artinya keseluruhan bagan menunjukkan dasar pembagian
aktivitas organisasi ( atas dasar
wilayah,produk, enterprise function, dan lain lain sebagainya).
5. Tingkat
manajer artinya sebuah bagan tidak hanya menunjukan manajer dan bawahan secarah
perseorangan, tetapi juga hierarki manajemen secara keseluruhan.Semua orang
yang melapor pada orang yang sama berada pada tingkat manajemen yang sama,tidak
jadi soal di mana kemunjulan mereka pada bagan.
6. Pimpinan
organisasi artinya bagan organisasi menunjukkan system kepemimpinan organisasi,
apa pimpinan tunggal(segitiga) atau pimpinan kolektif( kerucut).
Bentuk bentuk organisasi
Salah satu usaha untuk menjamin adanya fleksibilitas
dalam rangka pengembangan organisasi,
maka bentuk organisasi harus diusahakan sesederhana
mungkin.Dalam perkembangannya sampai
sekarang ini pada pokoknya ada lima (5) macam bentuk
organisasi yang masing-masing mempunyai
kebaikan dan keburukkanya. Keenam macam bentuk itu
ialah:
1. Organisasi Garis/ Lini.
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling
sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol.
Organisasi Lini adalah bentuk organisasi yang
didalamnya tedapat garis wewenan yang
berhubungan langsung secara vertikal antara atasan dengan
bawahan. Setiap kepala unit mempunyai tanggung jawab untuk melaporkan kepada
kepala unit satu tingkat diatasnya.
Ciri cirinya:
a. jumlah karyawan sedikit.
b. Selain sebagai top manajer,manajer dibawahnya
sebagai pelaksanaan.
c. Sarana dan alatnya terbatas.
d. Hubungan atasan dan bawahan langsung.
e. Bentuk lini pada perusahan perseorangan, pemilik
perusahan adalah sebagai top manajer
Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya
masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi
kerja belum tinggi.
1.Kebaikannya :
a. Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena
pimpinan berada pada satu tangan.
b. Garis komando berjalan secara tegas, karena pimpinan
berhubungan langsung dengan bawahan.
c. Proses pengambilan keputusan cepat.
d. Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta
yang rendah dapat segera diketahui, juga karyawan yang rajin dan malas.
Rasa solidaritas tinggi.
2.Kelemahannya :
a. Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja,
apabila dia tidak mampu melaksanakan tugas maka seluruh organisasi akan
terancam kehancuran.
b. Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara
otokratis.
c. Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas.
Contoh Bagan:
Gambar: Bentuk
organisasi Lini
Contoh perusahan yang bentuk organisasi lini
A.Data Perusahaan
1.Nama Perusahaan : PT. KOER-C FURNITURE
2.Bidang Usaha : Eksportir Meubel
3.Jenis Produk : Aneka Meubel (meja,kursi,dll)
4.Alamat Perusahaan : Jl. Jend.Sudirman No. 99 Jakarta
Selatan, Indonesia.
5.Nomor Telepon : (021) 97864563
B.Data Pemilik
1.Nama Pemilik : Bambang Rohimin,ST,Mm
2.Jabatan : Direktur
3.Tempat tanggal lahir : Papua, 27 Juni 1967
4.Alamat Rumah :Jl. Jalan Sore No. 333, Petamburan,
Jakarta Barat
5.Nomor Telepon : 08574648373
6.Struktur Organisasi : Lini
2. Organisasi Garis dan Staf
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan
mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya
banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi
nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
Ciri cirri Organisasi ini adalah:
a. Hubugan
atasan dan bawahan tidak seluruhnya secara langsung.
b. Karyawan
banyak.
c. Organisasi
besar.
d. Ada dua
kelompok kerja dalam organisasi sehinga ditekankan adanya spesialisasi:
Proses Lini
dan Staff
1. Kebaikannya :
a. Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun
kecil, serta apapun tujuan perusahaan.
b. Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan
pelaksana sebagai akibat adaya staf ahli.
c. Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap
karyawan dapat ditentukan menjadi suatu spesialisasi.
d. Prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi
yang tepat pula.
e. Pengambilan keputusan dapat cepat walaupun banyak
orang yang diajak berkonsultasi, karena
pimpinan masih dalam satu tangan.
f. Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas
yang terperinci.
g. Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaannya
disesuaikan dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki.
2. Kelemahannya :
a. Rasa solidaritas menjadi berkurang, karena karyawan
menjadi tidak saling mengenal.
b. Perintah-perintah menjadi kabur dengan nasehat dari
staf, karena atasan dengan staf dapat terjadi adanya perintah sendiri-sendiri
padahal kewenangannya berbeda.
c. Kesatuan komando berkurang.
d. Koordinasi kurang baik pada tingkat staf dapat
mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas.
Contoh
Bagan:
Gambar: Bentuk Organisasi Lini dan Staf
Contoh: Struktur Organisasi Usaha Produksi
Barang-Barang Kulit
Pengorganisasian dalam suatu perusahaan/industri
sangat penting karena organisasi dapat berperan sebagai alat administrasi dan
manajemen. Suatu organisasi diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu dengan
melibatkan banyak orang, karena itu diperlukan adanya pembangian kerja menjadi
bagian-bagian yang lebih kecil dan selanjutnya akan ditangani oleh unit-unit
dalam suatu organisasi. Struktur organisasi di sektor industri kulit dan produk
kulit baik skala besar, menengah maupun kecil dapat dilihat pada bagan berikut
ini.
SKALA
USAHA BESAR
3. Organisasi Fungsional
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus
dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya
dapat dibedakan dengan jelas.
Ciri cirinya:
a. Organisasi
kecil
b. Di dalamnya
terdapat kelompok kelompok kerja staff ahli.
c. Spesialisasi
dalam pelaksanaan tugas.
d. Target yang
hendak dicapai jelas dan pasti.
e. Pengawasan
dilakukan secara ketat.
1. Kebaikannya :
a. Pembidangan tugas menjadi lebih jelas.
b. Spesialisasi karyawan lebih efektif dan
dikembangkan.
c. Solidaritas kerja, semangat kerja karyawan tinggi.
d. Koordinasi berjalan lancar dan tertib.
2. Kelemahannya :
a. Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi
sendiri saja
b. Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan.
c. Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari
bagian yang sama sehingga sering timbul konflik.
Gambar: Bentuk Organisasi Fungsional.
Contoh: mana ?
4. ORGANISASI LINI & FUNGSIONAL (LINE & FUNCTIONAL
ORG)
Suatu bentuk organisasi dimana
wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang
pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan
wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan
operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa
memandang eselon atau tingkatan.
Ciri-ciri:
a. Tidak
tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat
bantuan.
b. Terdapat
spesialisasi yang maksimal
c. Tidak
ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja
1.Kebaikan organisasi Lini dan fungsional :
a. Solodaritas tinggi
b. Disiplin tinggi
c. Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan
maksimal
d. Pekerjaan – pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak
dikerjakan
2. Sedangkan keburukannya adalah :
a. Kurang fleksibel dan tour of duty
b. Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena
dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang
c. Spesiaisasi memberikan kejenuhan
Contoh bagan organisasi Lini,Staff dan Fungsional
5. ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND
STAFF ORG)
BENTUK ORGANISASI FUNGSIONAL DAN LINI DAN STAF
Bentuk organisasi fungsional, lini dan staf (Functional Line
and Staff Organization) adalah suatu organisasi yang merupakan perpaduan dari
tiga bentuk organisasi, yaitu organisasi fungsional, organisasi lini dan
organisasi staf. Bentuk organisasi fungsional, lini dan staf adalah organisasi
dimana wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada unit-unit
(satuan-satuan) organisasi yang ada dibawahnya dalam bidang-bidang pekerjaan
tertentu sesuai kebutuhan organisasi. Masing-masing pimpinan dari setiap unit
berhak memerintah semua satuan pelaksana sepanjang menyangkut bidang tugas
masing-masing. Setiap satuan pelaksana mempunyai wewenang dalam bidang
pekerjaannya, dan dibawah pucuk pimpinan ditempatkan staf sebagai pembantu atau
sebagai penasihat pimpinan. Jadi pada dasarnya sama dengan bentuk organisasi
fungsional dan lini, hanya di bawah pucuk pimpinan ditempatkan staf sebagai pembantu
atau sebagai penasihat.
Ciri-ciri:
a. Organisasi
besar dan kadang sangat ruwet
b. Jumlah
karyawan banyak.
c. Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:
d. Karyawan dengan tugas pokok (line personal)
e. Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)
f.
Karyawan dengan tugas operasional fungsional
(functional group)
Contoh GAMBAR BAGAN ORGANISASI FUNGSIONAL DAN LINI DAN
STAF
6. ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORG)
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu
lainnya dilaksakan secara kolektif.
a. Organisasi
komite terdiri dari :
b. Executive
Committee ( Pimpinan Komite)
yaitu para anggotanya mempunyai wewenang lini dan taff
Committee yaitu orang – orang yang hanya mempunyai wewenang staf
Ciri-ciri:
a. Adanya
dewan dimana anggota bertindak secara kolektif
b. Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama
dari masing-masing anggota dewan.
c. Asas
musyawarah sangat ditonjolkan
d. Organisasinya
besar & Struktur tidak sederhana
e. Biasannya
bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.
1.Kebaikan Organisasi komite
a.
Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah
dengan pemegang saham maupun dewan
b.
Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil
c.
Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin
2. Sedangkan keburukannya
d. Proses
decision making sangat lambat
e. Biaya
operasional rutin sangat tinggi
f.
Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran
siapa yang bertanggung jawab.
Read more...
Langganan:
Postingan (Atom)




